12 Mainan Edukatif untuk Tumbuh Kembang Anak

Anak-anak dua tahun biasanya akan memasuki usia emas yang akan berkembang dan bertumbuh dengan mempelajari banyak hal. Pada usia ini, mereka dapat berekembang pesat dengan melihat orang disekitarnya. Kemudian mempelajari segala tingkah laku orang terdekatnya, hingga mulai mempertanyakan banyak hal yang ada di sekelilingnya.

Pada usia ini, anak -anak bisa melakukan sesuatu yang sederhana dengan penuh perhatian. Menyikapi hal tersebut, sangat tepat bila orang tua dapat mengoptimalkan segala fenomena yang terjadi saat perkembangan sang anak, orang tua perlu memberikan stimulasi yang tepat, misalnya dengan memberikan mainan-mainan edukasi.

Apa itu mainan edukasi?

Melalui mainan-mainan edukasi, tumbuh kembang anak-anak dalam berpikir kreatif akan lebih terasah. Tidak hanya itu,  anak-anak dapat belajar berinteraksi dengan sekelilingnya.

Zaman sekarang sudah sangat  banyak mainan edukasi yang berada di pasaran. Tetapi, untuk mencari mainan yang tepat perlu dipertimbangkan berbagai macam faktor seperti keamanan, usia anak, kualitas, hingga manfaat mainan tersebut. 

Terutama dari faktor usia, mainan memiliki perbedaan yang cukup mendasar. Dimulai dari bayi, mainan yang diberikan harus mobile dan mampu menghasilkan suara yang merangsang pendengaran. Kemudian, untuk balita sendiri mainan harus memiliki warna yang kontras agar dapat merangsang dan mengembangkan penglihatan.

Mainan edukatif balita juga dirancang untuk melatih kemampuan atletik dan  imajinasi anak. Lego dan bola merupakan contoh jenis mainan edukatif yang  biasanya anak-anak sukai. Berikut beberapa rekomendasi mainan edukatif yang aman untuk anak usia 2 tahun. 

  1. Wooden Blender

Pertama-tama ialah,   nama wooden blender.  mainan yang membuat anak-anak mengenal dunia masak-memasak. Mainan ini terdiri dari sebuah pisau mainan, gelas, blender dengan dua buah-buahan yang bisa dipotong lalu digabungkan kembali. Wooden Blender sangat aman dan nyaman digunakan oleh anak-anak. 

Wooden blender pada intinya merupakan permainan peran yang dapat digunakan anak-anak untuk membuat jus asli. Permainan ini melatih keterampilan motorik halus dan kasar, melatih koordinasi tangan-mata, dan melatih imajinasi mereka.

  1. Kereta Ekspres Kayu

Kedua ada mainan Set Kereta Kayu yang sangat cocok untuk anak kecil belajar dan bermain. Mainan ini memiliki manfaat dalam melatih konsentrasi, melatih imajinasi, mempromosikan pengenalan warna, dan mengembangkan imajinasi. 

Mainan ini juga bisa dibongkar pasang untuk melatih performa atletik anak. Dilengkapi dengan tali tarik, mainan ini merupakan mainan bergerak yang sangat menarik untuk anak-anak.

  1. Masak-Masakan

Mainan yang lebih dikenal untuk anak perempuan ini mungkin terkesan tidak terlalu mendidik, namun siapa sangka ternyata memasak bisa mengasah imajinasi anak . Anak juga bisa mengenal nama-nama makanan dan peralatan dapur. Mainan ini diberi nama Kitchen set yang sudah banyak tersedia di Toko Mainan.

Memasak sendiri memang tidak begitu menyenangkan, hal ini berlaku sama saat anak bermain masak-memasak. Untuk itu, orang tua harusnya mengajak dan setia mendampingi anak-anak untuk bermain dengan mereka. Agar terlihat lebih menyenangkan, orang tua juga bisa mengajari anak berbagi mainan dengan teman-temannya.

  1. Dokter-Dokteran

Jika Anda merasakan keinginan untuk menjadikan anak Anda seorang dokter, Anda bisa mengenalkannya beberapa alat kesehatan sejak dini. Saat bermain, Anda berperan sebagai pasien dan anak Anda adalah seorang dokter. Seperti memasak, mainan edukatif ini juga dapat melatih imajinasi dan pemikiran kreatif anak. Untuk lebih meramaikan perannya sebagai dokter, Anda bisa membelikan jas lab mini.

  1. Balok Kayu Geometri

Ada  banyak mainan edukatif bertema geometris untuk anak, salah satunya adalah balok kayu geometri. Mainan ini sangat cocok untuk mengenalkan kepada anak berbagai bentuk dasar seperti lingkaran, segitiga, persegi panjang dan lain sebagainya. Permainan ini sangat mudah dimainkan, anak-anak hanya perlu meletakkan setiap balok kayu di papan.

Mainan ini tidak hanya melatih anak dalam kemampuannya mengidentifikasi bentuk-bentuk yang dapat diletakkan di papan, tetapi juga dalam perkembangan motorik halusnya. Mainan ini cocok digunakan sampai anak berusia 3 tahun.

  1. Mainan Kolintang

Orangtua-orangtua yang ingin mengenalkan musik kepada anak  sejak dini,  berikan mereka mainan Kolintang. Mainan edukatif ini memiliki delapan skala untuk membantu anak belajar timbre dan melatih kepekaan saraf pendengaran.

Pada usia dua tahun, seperti yang telah disebut di awal bahwa anak-anak akan banyak berbicara, sehingga mainan ini dapat dimaksimalkan dengan mengajarkan lagu-lagu sederhana untuk dimainkan dan dinyanyikan. Mainan kolintang juga melatih motorik halus anak dalam mencari momentum yang tepat saat bermain. Selain itu, berbagai warna yang menghiasi mainan ini menambah semangat anak-anak untuk melanjutkan permainannya.

  1. Pasir Kinetik 

Pasir kinetik  sengaja dibuat untuk anak-anak. Mainan pendidikan ini melatih motorik anak-anak, karena memerlukan gerakan jari  untuk bermain. Mainan ini  tidak memiliki batas untuk menciptakan kreativitas anak. Saat bermain, anak-anak akan lebih tenang. Hal ini juga disebabkan karena tekstur pasir kinetik yang halus, dan perlahan-lahan bisa jatuh dari tangan Anda.

  1. Mainan Cleaner Set

Mengajari anak membersihkan sejak dini bisa dimulai dengan memberikan perlengkapan pembersih mainan pada anak. Mainan dengan alat pembersih serta fungsi berbeda, cocok untuk dimainkan bersama. Misalnya, Anda berperan sebagai ibu rumah tangga yang sedang membersihkan rumah. Ketika mereka melihat orang tua mereka, anak-anak mengikuti gerakan yang sama. Dengan bermain terus menerus, anak secara bertahap menjadi sadar akan  konsep menjaga kebersihan.

  1. Plastisin

Mainan edukatif yang bisa dibuat dan dibentuk sesuai  keinginan anak tentunya akan merangsang keceriaan anak. Salah satu mainan yang cocok  untuk anak usia 2 tahun adalah tanah liat atau mainan lilin. Secara umum, mainan dengan warna berbeda ini juga dapat mengembangkan otot-otot tangan anak dan  sangat berguna untuk keterampilan masa depan.

Bermain dengan tanah liat juga dapat membantu menenangkan anak lebih fokus. Tidak hanya itu, kreasi mainan ini yang tidak ada habisnya, mendorong anak-anak untuk mengembangkan imajinasi  dan berpikir dengan cara yang inovatif. Bermain dengan anak lain juga dapat membantu meningkatkan keterampilan sosial anak Anda.

  1. Sepeda roda tiga

Sepeda roda tiga bukan hanya dapat dijadikan sebagai sarana bermain dan berolahraga, tapi juga sarana belajar untuk anak usia dua tahun ke atas. Manfaat permainan ini yaitu dapat melatih gerak motorik anak, melatih keseimbangan tubuh, melatih koordinasi otak, tangan dan kaki. Selain itu, rasa percaya diri anak dan rasa ingin tahunya juga akan ikut terlatih.

  1. Puzzle alfabet dan angka

Apakah ada permainan yang dapat mengenalkan huruf dan angka kepada anak sejak dini? Jawabannya adalah puzzle teka-teki alfabet dan angka. Mainan edukatif ini tidak hanya membantu anak mengenal huruf dan angka, tetapi juga melatih kemampuan berpikirnya. Sama seperti permainan puzzle pada umumnya,  mainan ini dimainkan dengan cara yang sama. Anak hanya  mencocokkan  huruf dan angka dan meletakkannya di papan yang sesuai.

12. Bola

Permainan yang sering dikaitkan dengan anak laki-laki ini, turut menjadi rekomendasi untuk tumbuh kembang anak. Para orang tua dapat mulai bermain dengan saling mengoper bola pada anak usia dua tahun. Bola tidak hanya dapat menyenangkan bagi anak-anak, tetapi juga dapat melatih kemampuan atletik mereka. Selain itu, anak dapat belajar mengenal tekstur dan warna. Manfaatnya pun semakin besar saat Anda bermain bersama di luar ruangan.

Pada intinya 12 Permainan diatas hanya segelintir contoh permainan yang dapat memberikan edukasi serta melatih motorik anak. Terlebih untuk anak dua tahun keatas, permainan-permainan di atas pastinya akan memberikan manfaat yang besar bagi anak-anak.